Selasa, 14 Oktober 2014

BK KELUARGA


Mempersiapkan Diri Sebelum Menikah Dan Alasan Berumah Tangga

Menikah adalah dambaan para setiap insan. Menjalani kehidupan baru dengan pasangan untuk menjalani kehidupan bersama-sama sampai akhir hayat. Lebih banyak bertanggung jawab dan mampu memahami karakter masing-masing. Dan disitu akan terwujud rumah tangga yang bahagia dan sejahtera. Kemudian mempuyai keluarga baru dengan datangnya seorang bayi yang akan menebah kebahagian rumah tangga. Dengan itu menikah harusah mampu dari segi apapun agar nantinya siap untuk menjalaninya.
Namun bagi orang yang belum mampu untuk menikah atau hanya sekedar terpaksa, nikah lari, atau perjodohan maka tidak akan terciptanya rumah tangga yang bahagia, yang ada keluarga yang setiap harinya dihiasi dengan amarah, pertengkaran, dan emosi. Karna menikah itu menyatukan dua hati insan yang  berbeda, kalau kita dari sekarang tidak mau mengalah dan belajar untuk memaafkan maka dalam rumah tangga tidak harmonis. Sebelum menikah persiapkan segala sesuatunya dan pelajari ilmu rumah tangga.
Sebuah keluarga yang masih memiliki anak tunggal. Hidup serba kecukupan dengan berdagang istrinya(Inayyah) di Giant sebagai penjual gorengan dan suaminya(Budi) seorang  anggota K-link. Tapi kini sudah memiliki karyawan tiga orang. Mereka sangat bahagia dengan kehidupan yang mereka jalani. Sebelum menikah mereka mengatakan bahwa menikah itu butuh persiapan. Persiapan yang akan dijalaninya di rumah tangga. Persiapan adalah : 
1.      Mental : dimana mental ini sangat perlu sekali sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, yang mana untuk mempersiapkan lahir batinya dalam keluarga baik itu dari suami dan istri. Kalau mentalnya tidak siap, maka yang ada mereka ketakutan dan tidak bisa berbuat  dalam menjalani rumah tangga.
2.      Fisik : Yaitu dilihat dari umurnya yang sudah cukup untuk menikah. Factor umur juga mempengaruhi karna usia yang bagus untuk menikah adalah kalau perempuan 20 dan laki-laki 25. Karna usia ini sangat bagus dan pemikiran mereka sudah mantap dan mampu untuk bertanggung jawab.
3.       Materi : materi ini hanyalah membantu untuk berjalanya rumah tangga, karna tanpa persiapan materi maka mereka tidak dapat makan dan minum. Dan kebutuhan mereka tidak terpenuhinya maka kehidupan mereka akan kelaparan.
4.      Pekerjaan : Bagi ayah ini penting, yang mencari nafkah adalah ayah dan ibu hanyalah membantu ayah di rumah, melayani ayah dan memberikan batin kepada ayah.
5.      Terhindar dari fitnah : Kadang tidak kita sadari bahwa fitnah dengan sengaja atau tidak sengaja akan berdampak buruk pada kita. Masa depan yang akan menghancurkan kita. Dengan itu, menikahlah jika sudah siap, dari pada pacaran lebih baik menikah untuk menghindarkan dari fitnah.

Tapi perlu diingat menikahlah dengan wanita dengan  empat hal : yaitu
1.      Agama : yang mana dengan adanya agama maka akhlak dan aqidahnya bagus dan mampu menyesuaikan antara dunia dan akhirat. Mampu membimbing anak-anaknya untuk selalu mengetahui agama.
2.      Keturunan : Dengan adanya keturunan yang latar belakangnya baik maka akan melahirkan keturunan yang bagus.
3.      Harta  : Agar hidup berumah tangga semua kebutuhan dan keperluan dapat terpenuhi, dan tidak ada kemelaratan dalam keluarga.
4.      Kecantikan: Kecantikan itu perlu , karna menikah itu hanya sekali jika kita tidak memilih yang cantik menurut kita maka akan berpaling ke lain hati. Tapi inikan bukan alas an utama untuk menikah. Cantik bukan dari segi wajah saja melainkan dari hati yang bersih tidak ada dengki, sombong, dan kejahatan yang menghasut dalam hati mereka.

Setelah mereka menjalani rumah tangga bersama mereka tidak ingin nama itu, mereka ingin menjadikan nama rumah tangga menjadi keluarga. Karna kenapa, alasan mereka adalah :
1.      Menambah keluarga baru yaitu dengan adanya muncul sosok bayi yang akan menambah kebahagiaan rumah tangga. Disitu menambah keluarga baru dengan hadirnya sang bayi. Rosul memerintahkan pada umatnya perbanyaklah keturunan olehmu agar banyak pula agama islam menyebar di mana-mana dan agama Islam tidak akan pernah hilang. Jika kita kaitkan pada zaman rosul kenapa rosul menyuruh memperbanyak keturunan agar dapat membantu dalam peperangan.
2.      Dengan adanya anak maka akan banyak rezeky yang akan datang, Karna rezeki itu sudah diatur oleh Allah kepada umatnya masing-masing. Tergantung bagaimana manusia itu berusaha mendapatkan rezeki yang halal.
3.      Selalu ingin dekat dengan dia. Dia disini adalah pasangan yang mereka jadikan pacar yang halal. Mereka tidak lagi haram karna sudah terikat dengan ikatan pernikahan. Mau berbuat apa saja tidak diharamkan, tidak seperti waktu pacaran





  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar