Mempersiapkan Diri Sebelum Menikah Dan Alasan Berumah
Tangga
Menikah
adalah dambaan para setiap insan. Menjalani kehidupan baru dengan pasangan
untuk menjalani kehidupan bersama-sama sampai akhir hayat. Lebih banyak
bertanggung jawab dan mampu memahami karakter masing-masing. Dan disitu akan
terwujud rumah tangga yang bahagia dan sejahtera. Kemudian mempuyai keluarga
baru dengan datangnya seorang bayi yang akan menebah kebahagian rumah tangga. Dengan
itu menikah harusah mampu dari segi apapun agar nantinya siap untuk
menjalaninya.
Namun
bagi orang yang belum mampu untuk menikah atau hanya sekedar terpaksa, nikah
lari, atau perjodohan maka tidak akan terciptanya rumah tangga yang bahagia,
yang ada keluarga yang setiap harinya dihiasi dengan amarah, pertengkaran, dan
emosi. Karna menikah itu menyatukan dua hati insan yang berbeda, kalau kita dari sekarang tidak mau
mengalah dan belajar untuk memaafkan maka dalam rumah tangga tidak harmonis.
Sebelum menikah persiapkan segala sesuatunya dan pelajari ilmu rumah tangga.
Sebuah
keluarga yang masih memiliki anak tunggal. Hidup serba kecukupan dengan
berdagang istrinya(Inayyah) di Giant sebagai penjual gorengan dan
suaminya(Budi) seorang anggota K-link.
Tapi kini sudah memiliki karyawan tiga orang. Mereka sangat bahagia dengan
kehidupan yang mereka jalani. Sebelum menikah mereka mengatakan bahwa menikah
itu butuh persiapan. Persiapan yang akan dijalaninya di rumah tangga. Persiapan
adalah :
1.
Mental : dimana mental ini sangat perlu
sekali sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, yang mana untuk mempersiapkan lahir
batinya dalam keluarga baik itu dari suami dan istri. Kalau mentalnya tidak
siap, maka yang ada mereka ketakutan dan tidak bisa berbuat dalam menjalani rumah tangga.
2.
Fisik : Yaitu dilihat dari umurnya yang
sudah cukup untuk menikah. Factor umur juga mempengaruhi karna usia yang bagus
untuk menikah adalah kalau perempuan 20 dan laki-laki 25. Karna usia ini sangat
bagus dan pemikiran mereka sudah mantap dan mampu untuk bertanggung jawab.
3.
Materi
: materi ini hanyalah membantu untuk berjalanya rumah tangga, karna tanpa
persiapan materi maka mereka tidak dapat makan dan minum. Dan kebutuhan mereka
tidak terpenuhinya maka kehidupan mereka akan kelaparan.
4.
Pekerjaan : Bagi ayah ini penting, yang
mencari nafkah adalah ayah dan ibu hanyalah membantu ayah di rumah, melayani
ayah dan memberikan batin kepada ayah.
5.
Terhindar dari fitnah : Kadang tidak
kita sadari bahwa fitnah dengan sengaja atau tidak sengaja akan berdampak buruk
pada kita. Masa depan yang akan menghancurkan kita. Dengan itu, menikahlah jika
sudah siap, dari pada pacaran lebih baik menikah untuk menghindarkan dari
fitnah.
Tapi
perlu diingat menikahlah dengan wanita dengan
empat hal : yaitu
1. Agama
: yang mana dengan adanya agama maka akhlak dan aqidahnya bagus dan mampu
menyesuaikan antara dunia dan akhirat. Mampu membimbing anak-anaknya untuk
selalu mengetahui agama.
2. Keturunan
: Dengan adanya keturunan yang latar belakangnya baik maka akan melahirkan
keturunan yang bagus.
3. Harta : Agar hidup berumah tangga semua kebutuhan
dan keperluan dapat terpenuhi, dan tidak ada kemelaratan dalam keluarga.
4. Kecantikan:
Kecantikan itu perlu , karna menikah itu hanya sekali jika kita tidak memilih
yang cantik menurut kita maka akan berpaling ke lain hati. Tapi inikan bukan
alas an utama untuk menikah. Cantik bukan dari segi wajah saja melainkan dari
hati yang bersih tidak ada dengki, sombong, dan kejahatan yang menghasut dalam
hati mereka.
Setelah
mereka menjalani rumah tangga bersama mereka tidak ingin nama itu, mereka ingin
menjadikan nama rumah tangga menjadi keluarga. Karna kenapa, alasan mereka adalah
:
1.
Menambah keluarga baru yaitu dengan
adanya muncul sosok bayi yang akan menambah kebahagiaan rumah tangga. Disitu
menambah keluarga baru dengan hadirnya sang bayi. Rosul memerintahkan pada
umatnya perbanyaklah keturunan olehmu agar banyak pula agama islam menyebar di
mana-mana dan agama Islam tidak akan pernah hilang. Jika kita kaitkan pada
zaman rosul kenapa rosul menyuruh memperbanyak keturunan agar dapat membantu
dalam peperangan.
2.
Dengan adanya anak maka akan banyak
rezeky yang akan datang, Karna rezeki itu sudah diatur oleh Allah kepada
umatnya masing-masing. Tergantung bagaimana manusia itu berusaha mendapatkan
rezeki yang halal.
3.
Selalu ingin dekat dengan dia. Dia
disini adalah pasangan yang mereka jadikan pacar yang halal. Mereka tidak lagi
haram karna sudah terikat dengan ikatan pernikahan. Mau berbuat apa saja tidak
diharamkan, tidak seperti waktu pacaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar